ResensiNovel 5 cm -- Kelebihan yang dapat diambil dari novel 5 CM ini adalah mencerminkan sebuah kisah persahabatan yang harus terpisah karena harus keluar dari zona nyaman mereka ke tempat yang akan membawa mereka menuju kesuksesan. Dilihatdari cerita Novel ini, 5 centimeter termasuk alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian masa depan. Terimalah dengan apadanya kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sahabat kita. Tidak semua orang memiliki nilai plus seutuhnya. Nilai plus tersebut pasti akan selalu didampingi dengan nilai minus. Novelini memiliki keunggulan yaitu bisa dilihat dari kata-katanya yang penuh dengan inspirasi dalam menjalankan kehidupan. Gaya bahasa yang disajikan menggunakan yang mudah dimengerti oleh pembaca, untuk unsur amanat contohnya yaitu Sahabat yang sejati, ialah sahabat yang selalu pengertian dan perhatian kepada kita. Halini yang membuat 5 Cm unggul dari novel lain. Jika secara umum pada permulaan novel kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh, maka di dalam 5 cm, kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di halaman awal. Kelebihan, Kekurangan Dan Pesan Moral . Seperti telah dijelaskan sebelumnya, novel ini target'_blank' Kelebihan/Keunggulan serta Kelemahan Novel 5 cm Kelebihan Novel Kelebihan buku ini adalah ceritanya yang menarik, penuh semangat dan petualangan. Penulis menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, dan alur cerita yang tidak membosankan sehingga pembaca ingin membaca buku ini hingga halaman terakhir. YKcBUzZ. Kelebihan Novel Kelebihan buku ini adalah ceritanya yang menarik, penuh semangat dan petualangan. Penulis menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, dan alur cerita yang tidak membosankan sehingga pembaca ingin membaca buku ini hingga halaman terakhir. Dalam buku ini, banyak kata-kata yang membuat kita terinspirasi. Dalam ceritanya, diselipkan lagu-lagu yang sesuai dengan suasana yang sedang terjadi, sehingga membuat kita semakin terhanyut dalam cerita. Ditambah lagi dengan penggambaran setting waktu dan tempat yang sangat detail tetapi tidak berlebihan seakan membuat seolah kita ikut terlibat di dalamnya, seperti perjalanan mereka dari Jakarta stasiun Senen sampai ke atas puncak Mahameru. Pembaca bagaikan berada di sana, merasakan dinginnya Ranu Pane, indahnya Ranu Kumbolo, mistisnya Kalimati, dan menakjubkannya puncak Mahameru. Pesan moral yang disampaikan pun sangat baik sehingga memotivasi pembaca agar bisa mengejar impian mereka dan membuat jadi nyata. Kekurangan Novel Cerita akhir novel ini terasa begitu dipaksakan dengan pembentukan keluarga antara sahabat-sahabat tersebut ditambah dengan keturunan mereka yang begitu sama mewarisi sifat-sifat orangtuanya dan semuanya sebaya, seumuran. Bagi saya, akhir cerita di novel ini terlalu naif. Sekelompok sahabat itu masih saja mempunyai “ruh” kaum muda meski sudah memiki keturunan dan hal tersebut terasa juga pada anak-anak yang masih TK tetapi “jiwa”nya berjiwa kaum muda dewasa. Kedua hal tersebut membuat pembaca sulit membedakan mana yang menjadi anak dan mana yang menjadi bapak, mana yang pemuda dan mana pula yang anak-anak. September 17, 2022 319 am . 5 min read Resensi novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro akan mengupas tuntas apa yang ada dalam cerita novel ini. Seberapa menarik novel ini hingga pesan apa yang bisa kita ambil. Resensi novel ini akan mengangkat identitas novel, intrinsik juga ekstrinsik secara lengkap. Bukan hanya itu kami juga akan bahas mengenai kekurangan dan juga kelebihan dari novel Galaksi tersebut. Bagi kamu yang penasaran ingin membeli novel ini, baca dulu resensi novelnya agar kamu tidak menyesal saat membelinya. Resensi Novel 5 CM Karya Donny Dhirgantoro Berikut ini adalah resensi lengkap novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro. 1. Identitas Novel 5 CM Judul Novel5 CMPenulisDonny DhirgantoroPenerbitPT. GrasindoKategoriNovel Tahun Terbit2007 2. Sinopsis Novel 5 CM Ini merupakan sinopsis singkat dari novel 5 CM. Novel ini mengisahkan perjalanan 5 sahabat yang telah mereka jalin selama tujuh tahun. Arial lelaki yang paling tampan, Riani satu-satunya wanita dalam kelompok itu. Zafran seorang penyair. Ian si paling subur dan Genta leader dari tim mereka. Selama 3 bulan terpisah dan tanggal 14 agustus mereka kembali bertemu di stasiun senen. Dan atas ide Genta mereka merayakan pertemuan tersebut dengan sebuah perjalanan Jakarta –Malang untuk mendaki Gunung Mahameru. 3. Kelebihan Novel 5 CM berikut merupakan kelebihan dari novel 5 CM di antaranya adalah Ceritanya menarik dan penuh tantangan serta kata-kata motivasi yang mengisnpirasi. Selain itu ada beberapa bait lagu agar membuat pembaca semakin larut dalam mendalami isi latar waktu dan tempat begitu detail menjadikan kita bisa membayangkan suasana yang terjadi dari novel penulis yang bagus dan detail menjadikan kita bisa merasakan dinginnya Ranu Pane, indahnya Ranu Kumbolo serta mistisnya Kalimati juga menakjubkannya puncak mahameru. 4. Kekurangan Novel 5 CM Berikut merupakan kekurangan ari novel 5 CM, diantaranya adalah Endingnya masih terasa menggantung dan serasa begitu dipaksakan dengan pembentukan keluarga antara sahabat-sahabat keturunannya begitu mirip sama persis mewarisi sifat drai orang tuanya dan semuanya seumuran. Membuat pembaca merasa kesulitan membedakan yang mana anak mana ayah. Mana yang muda dan tua. 5. Unsur Intrinsik Novel 5 CM Berikut merupakan unsur intrinsik dari novel 5 CM, di antaranya adalah Tema Tema dalam novel ini adalah tentang persahabatan yang percaya pada keajaiban mimpi serta keyakinan. Tokoh dan Penokohan Arial, dia merupakan sosok lelaki ganteng yang gemar berolahraga, berbadan besar dengan kulit hitam, selalu tampil rapih dan apa sosok gadis berkacamata, cantik, dan cerdas. Dia adalah aktifis kampus yang hobinya membaca dan sosok lelaki bertubuh kecil dengan penampilan seniman. Memiliki pandangan berbeda dengan yang lain karena dunia Zafran dipenuhi lantunan sosok lelaki yang bertubuh bengkak yang hobi bola dan nonton film dewasa. Fanatik, pantang menyerah dan sosok pemimpin di antara sahabat-sahabatnya. Memiliki sifat pantang menyerah, perfeksionis, berjiwa pemimpin. Alur Novel 5 CM ini memiliki alur campuran, dimana penulis menceritakan kejadian secara progresif yang diselingi dengan flashback kejadian-kejadian masa lalu. Latar Tempat Latar tepat yang terdapat dalam novel ini adalah sebuah tempat bernama Ranu Pane dan Gunung Mahameru, Stasiun Senen dll. Latar Waktu Latar waktu yang terdapat dalam novel 5 CM ini pagi, siang, sore dan malam hari. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan oleh penulis dalam novel ini adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. Dan penulis bertindak sebagai sutradara yang mengetahui segala perasaan dan konflik batin dari setiap tokoh. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dalam novel 5 CM adalah bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti. Dan ada beberapa tambahan majas diantaranya adalah personifikasi, asosiasi dan hiperbola. Amanat Amanat yang terkandung dalam novel 5 CM ini adalah Jadilah manusia yang menganggap bahwa diri kita sendiri yang harus mengatur keadaan, bukan diatur oleh pertemanan seharusnya kita bisa menerima kekurangan dan kelebihan dari teman kita sendiri agar tercipta hubungan kuat yang disertai kerja keras pasti akan memberikan hasil seperti apa yang manusia yang bermanfaat, karena manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat untuk manusia manusia yang penuh syukur atas segala nikmat tuhan yang telah diberikan. 6. Unsur Ekstrinsik Novel 5 CM Berikut merupakan unsur ekstrinsik dari novel 5 CM, diantaranya adalah Nilai Budaya Novel ini mengajarkan kita cinta tanah air hal ini dapat dilihat ari kutipan berikut “Ayo, sebentar lagi sampai puncak langsung upacara bendera di atas” dan lainnya yaitu “seorang mahasiswa yang memakai jaket almamater lewat sendirian, membawa merah putih”. Nilai Sosial Novel ini mengajarkan untuk saling tolong menolong dengan sebuah kutifan berikut. “beberapa pendaki yang sudah menyeberangi terlihat memegangi rantai, saling membantu menjaga keseimbangan rantai”. Nilai Moral Novel ini mengajarkan kita rasa bertanggung jawab terhadap orang lain dan meminta restu kepada orang tua sebelum melakukan perjalanan. Nilai Agama Novel ini mengajarkan kita tentang rasa syukur terhadap apapun yang terjadi dan mengajak manusia untuk berdo’a sesuai kepercayaan. Dan mendo’akan teman yang telah lebih dulu mendahului kita. Akhir Kata Resensi novel 5 CM karya Donny Dhirgantoro ini adalah referensi terbaik dan paling tepat jadi bahan bacaan kamu sebelum membeli novel ini. Walau, di filmnya pun kamu sudah bisa menikmati ceritanya. Namun dari sisi resensi, sinopsis dan unsur lainnya, akan ada hal menarik yang tidak akan kamu temukan dalam versi film nya. 100% found this document useful 2 votes343 views11 pagesOriginal TitleSinopsis Novel 5 CmCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes343 views11 pagesSinopsis Novel 5 CMOriginal TitleSinopsis Novel 5 CmJump to Page You are on page 1of 11 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. design by weri 1009 Taruh mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yg kamu mau kejar… Kamu taruh di sini… jangan menempel di dia… menggantung… mengambang… 5 centimeter… di depan kening kamu… Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu NGGAK BISA menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri… Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu perlu… Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja… Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya… Serta mulut yang akan selalu berdoa… quoted from 5cm Donny Dhirgantoro Wahhh….Saya terpaku dengan quotes sepanjang, semenarik, semenyentuh dan sesemangat itu. Awalnya saya mendapat buku ini dari referensi seorang teman terima kasih bang Agis 3 tahun yang lalu. Dia bilang, “Lo wajib baca buku ini! Karena ini bikin kadar semangat dan cita-cita lo nambah berkali-kali lipat!”. Okey jujur, lihat covernya yang hitam legam awalnya saya ragu tapi juga tertarik karena terkesan misterius dan akhirnya saya putuskan untuk membacanya. Kalimat demi kalimat, lembar demi lembar terlalui dengan sukses! Ada canda, tawa, sedih, terharu, bahagia, semua melebur jadi satu. Singkat cerita, buku ini menceritakan kisah persahabatan Power Rangers maksudnya?. Ya, 5 orang sahabat yang telah lama saling mengenal satu sama lain dan menjalin persahabatan mereka selama 10 tahun lebih. Kalau bisa saya jelaskan, berikut karakter mereka. Genta Ranger Merah Genta adalah sosok pemimpin di sini dimana dialah yang paling bijaksana dan bisa mengarahkan teman-temannya, bijak dan perhatian ya walau kadang-kadang sama gilanya juga. Genta ini udah lama naksir sama Riani, tapi selalu dipendam dalam hati karea takut merusak persahabatan, padahal mereka sering banget jalan bareng dan kelihatan saling care satu sama lain. Riani Ranger Pink Nah ini dia yang paling cantik dari mereka berlima. Riani itu cewek yang pintar, cantik dan paham betul sama keempat cowok yang jadi sahabatnya itu. Bisa dibilang Riani sama Genta kayak Bapak sama Ibunya anak-anak Zafran, Arial, Ian. Sssttttt, ternyata Riani ini juga naksir sama salah satu diantara Power Rangers cowok lhoh. Tapi dia lebih memilih memendam perasaannya karena ya hampir mirip lah sama alasan Genta. Zafran Ranger Biru Titisan Kahlil Gibran sebutan dari saya atau dia pernah menyebut dirinya sebagai Socrates guru Genta dan Genta dinobatkan sebagai Plato muridnya, tapi karena teman-temannya mengatakan kalau Plato itukan lebih ganteng daripada Socrates maka dengan labilnya Zafran bilang dia mau menjadi Plato saja. Seseorang yang tidak pernah bisa lepas dari puisi dan syair. Zafran juga seorang vocalis band yang entahlah anggotanya menghilang kemana. Sikapnya yang cuek tapi juga menyenangkan kocak dan riang menjadi corak tersendiri diantara kelimanya. Arial Ranger hitam Keturunan ras Aria. Begitulah deskripsi kawan-kawannya soal Arial. Badannya yang besar, berotot, tampan dengan kulit yang eksotis efek dari rajin fitness dan doyan sama kecap. Membuat Arial tampak sempurna. Diantara mereka berlima, Arial lah yang tampak tenang, setenang-tenangnya kata tenang. Tapi manusia sempurna pun memiliki kekurangan. Arial susah sekali mendekati cewek-cewek, padahal banyak yang naksir Arial. Mungkin dunia memang adil. Ian Ranger hijau Si pesut ancol! Yak, si gembul yang nggak kelar-kelar kuliahnya sekaligus yang paling melar badannya. Katanya punya 3 kutukan kenapa kuliahnya nggak kelar-kelar. Pertama karena Ian doyan maen video game sampai lupa diri, kedua Ian doyan banget nonton eksiklopedia geografi blue film sebenernya, ketiga karena Ian suka banget makan Ind*mie. Ian ini suka banget sama Manchester dan klub fav Ian adalah MU. Ian juga naksir berat sama Happy Salma. Satu lagi nih yang ikut ambil bagian penting di novel ini. Dinda adeknya Arial Dinda itu cewek yang cantik, seksi, kembaran Arial sama-sama ras Aria dan cewek yang ditaksir sama Zafran tapi sayangnya nggak ada kemajuan juga, pusing kali ya si Dinda dengerin syair-syair Zafran mlulu. Dan ternyata lagi. Si Dinda juga naksir sama salah satu diantara Power Rangers cowok itu. Wah seru! Suatu hari Genta, sang leader mempunyai sebuah ide agar mereka berlima menjalani kehidupan mereka masing-masing tanpa bertemu satu sama lain, tanpa saling menghubungi selama 3 bulan lamanya. Awalnya mereka ragu, tapi Genta benar, mereka harus bisa keluar dari zona aman’ dan mencari hal-hal yang baru yang selama ini belum mereka temukan serta menyelesaikan urusan mereka masing-masing. Sampai akhirnya tibalah hari pertemuan setelah sekian lama. Sebelumnya Genta mengirimkan sms pada mereka semua untuk janjian bertemu dan membawa barang-barang seperti yang Genta sebutkan dan menjalankan instruksinya. Sebagian dari awal isi novel ini memang bercerita tentang kehidupan mereka masing-masing, tentang jalan hidup, masalah dan impian mereka masing-masing tanpa sehari pun dalam 3 bulan melakukan kontak dengan yang lain. 3 bulan berselang setelah proses break itulah mereka kembali melepas rindu dan mencurahkan semua yang mereka rasakan dengan sebuah perjalanan yang telah direncanakan Genta dan menjadi kejutan yang tidak akan pernah dilupakan oleh mereka semua seumur hidup. Yaitu perjalanan dari Jakarta ke Malang untuk mendaki puncak tertinggi di Pulau Jawa, “MAHAMERU” . Selain mereka berlima, Dinda juga ikut bergabung dalam perjalanan ini. Dan dari sinilah akan muncul berbagai cerita dan juga tentang arti sebuah nasionalisme bagi mereka dan juga bagi pembaca tentunya. Segala halangan, rintangan, keajaiban-keajaiban, kebahagian, kesedihan, semua terjadi dalam pendakian ini. Dan ini adalah sebuah perjalanan hati. Menarik kan? 😀 Novel ini memang banyak menceritakan tentang persahabatan, impian dan juga nasionalisme. Tapi kisah cinta yang diceritakan juga bagus dan mengalir dengan indah. Bahwa pada akhirnya, takdir sudah menetapkan sebuah ketetapan yang terkadang kita sendiri tidak menyadarinya. Dan tenang saja, novel ini happy ending kok. Apalagi dengan deskripsi detil mengenai perjalanan dari Jakarta menuju puncak Mahameru, serasa ikutan mendaki gunung! Dan, Indonesia itu indah sekali Tuhan. Serta persahabatan mereka berlima juga tak kalah indahnya, begitu matang, begitu saling memahami dan melengkapi tanpa menyakiti atau tersakiti. Meski ada yang merasa endingnya terlalu cepat, tapi saya berpikir positif bahwa pada ending ini adalah rentang waktu 10 tahun setelah masa pendakian itu, jadi wajar kalau inilah yang bisa terjadi 10 tahun kemudian. Jadi grab it fast on bookstore! 😀 “Tanggal 17 Agustus, di puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat, 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya” Ohiya, novel best seller ini juga telah keluar versi filmnya per 12-12-2012 12 Desember 2012, tanggal cantik ya?. Dan saya juga udah nonton 2 kali, mungkin sebentar lagi ketiga kalinya hehehehe. Pemainnya adalah, Genta Fedi Nuril Kalau di novel Gentanya rada gendut nggak segendut Ian sih. Tapi Fedi Nuril berhasil membawakan sosok Genta dengan apik. Saya suka sikap dewasanya Genta, bijaksananya dan ekspresinya saat curi-curi pandang ke Riani kemudian juga saat Genta mempimpin teman-temannya menuju puncak Mahameru so cool! Zafran M. Herjunot Ali Nah ini nih yang paling bikin saya melongo gimana bisa Juple seganteng ini? *ngeces*. Karena kalau di buku, Zafran ini kurus banget si kapur tulis dan gondrong, sedangkan Junot? Nggak kurus-kurus banget dan rambutnya pendek tapi lupakan itu. Baik versi novel ataupun film, saya memang suka dengan tokoh Zafran dengan filosofinya dan tingkah konyolnya. Awalnya saya melihat Junot seperti Nugi karakternya di film Realita, Cinta dan Rock n Roll. Namun lama-kelamaan karakter Zafran terlihat nyata pada Junot dan dibawakan dengan baik sekali buat saya. Apalagi waktu Zafran PDKT ke Dinda, sumpah ngakak mlulu! Tampangnya itu hloh nggak nahan boo! Riani Raline Shah Saya suka karakter Riani diperankan oleh Raline. Cantik sekali dan Riani banget! Cuma bedanya kalau di novel, Riani ini pakai kacamata. Selebihnya okey lah. Kasihan juga lihat ekspresi Riani waktu curhat soal orang yang dia suka yang selama ini namanya tertata rapi di hatinya tanpa mampu terungkapkan dan betapa si cowok yang disukainya itu telampau cuek’ dan karena mereka terlalu lama bersahabat rasanya jadi sudah terlalu terbiasa poor Riani 😦 . Arial Denny Sumargo Pas sama karakter Arial dan visualisasinya, cuma kurang item dikit aja hehehehehe. Ekspresi bang Ial lucu banget waktu dideketin cewek dan akhirnya berhasil juga dapet cewek hihihihihihi. Ian Igor Saykoji No comment. Nggak di buku, nggak di film, sesuai semua dan sukses mengocok perut! Hahahahahaha. Dinda Pevita Pearce Nah yang ini juga sesuai nih, cantik, seksi dan Dinda banget hihihihi. Lucu deh lihat kepolosan Dinda tervisualisasikan di film. Bikin senyum-senyum sendiri, apalagi waktu di PDKT’in sama Zafran ngakak parah! Hahahahahaha. Saya cukup puas dengan versi filmnya, film akhir tahun yang membuat saya tersenyum senang. Meski harus saya akui kalau novelnya lebih bagus dan lebih detail. Tapi ya namanya juga adaptasi novel, pasti nggak segampang itu dituangkan, nggak semuanya bisa ditampilkan di layar. Ada kekurangannya juga. Yang pasti saya suka filmnya! Kalau nggak suka ya ngapain nonton berulang-ulang? Hahahahha. Selain itu saya juga menantikan bagaimana adegan-adegan penting di novel tertuang di layar, meski tidak semuanya. Salah satunya adalah adegan saat batu-batu longsor dan hampir menelan nyawa saya sampai ikutan menahan napas, takut dan tegang. Kemudian yang paling OK dan patut diacungi semua jempol adalah pengambilan gambarnya. Top markotop! “Ini Indonesia ya? Negeri kita? Tanah kelahiran kita? Subhanallah……..”, itulah yang terucap di hati saya waktu menikmati tiap jengkal bagian film ini. Dan saya dengar PH sebelumnya yang mau menggarap film ini berniat mengganti lokasinya dengan bukit. What? Saya nggak terima dan nggak mau! Untungnya Om Donny sang pengarang novel, juga sangat idealis dan bersikukuh kalau film ini harus dengan latar persis seperti di novel. Mantap Om Donny! Dan akhirnya terwujud juga dengan menyuguhkan pemandangan yang mengagumkan! Soundtrack yang dibawakan Nidji juga bagus-bagus. Tapi untuk beberapa kalimat di film ini yang kalau dibaca di novel terasa sangat puitis, dalam dan menyentuh. Rasanya saat diucapkan langsung oleh para tokohnya jadi terdengar kaku buat saya hehe. But it’s OK. Saya tetap suka! Mengenai ending? Ada perbedaan antara ending versi film dan juga versi novel. Saya lebih suka versi novelnya karena ada 1 karakter yang tidak diceritakan di filmnya, padahal kalau di novelnya karakter ini nantinya jadi pasangan salah satu dari 6 tokoh itu. Serta ending yang paling lucu adalah nama anak Zafran. Ya diceritakan 10 tahun kemudian mereka sudah berkeluarga dan punya anak. Anak laki-laki Zafran diberi nama “Zafran Junior” hahahahaha. Sang penyair yang nggak kreatif banget! saya kira kelucuan ini bakal dieksplore, tapi ternyata nggak, yaudah nggak apa-apa. Dan tenang saja, meskipun ada yang belum membaca novelnya, tak apa jika langsung menyaksikan filmnya, karena memang tidak sulit untuk dipahami, semuanya mengalir dengan bebas. Kemudian kalau ada yang bertanya kenapa endingnya si ini berakhir sama si itu? Kok bisa? Jawabannya sebenarnya sudah bertebaran di sepanjang film kalau kita mau memperhatikan lebih detail. Clue-cluenya ada kok. Jadi yuk nonton lagi? 😀 Dan sukses untuk perfilman Indonesia! Posted by in Cuap-cuap Tags Let's talk about movies

kelebihan dan kekurangan novel 5 cm