Santri Sejati. Makassar -. Puisi kerap kali dipersembahkan pada peringatan hari-hari istimewa. Salah satunya dalam perayaan Hari Santri Nasional. Bagi santri yang ingin mempersembahkan karya di Hari Santri Nasional bisa dilakukan dengan cara membuat atau membacakan puisi. Sehingga mereka tidak gagap menjalani kehidupan saat dewasa dan tua kelak. Berikut ini adalah beberapa puisi yang menggambarkan tanggjungjawab santri untuk masa depan; 1# Happy nyantri. Saat banyak pasang mata menatap senja, aku terkurung disini Keberanian akan memisahkan orang-orang. Yang berani akan maju atau setidaknya lepas. Menyambut hari Santri, puisi-puisi yang diterbitkan adalah puisi Santri menyentuh hati atau puisi bertema Santri dan kata kata santri dalam bentuk puisi yang berkisah tentang kehidupan santri dan seluk beluk seorang Santri atau seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di Pesantren. Peran yang dimiliki oleh seorang santri dalam masyarakat dan lingkungan sangat penting. Sebagai seorang yang mengikuti pendidikan agama, seperti kesabaran, kejujuran, kepedulian. Sikap-sikap tersebut akan sangat diperlukan ketika hendak membangun hubungan sosial yang baik dengan orang lain. Seorang santri juga diajarkan untuk peduli terhadap Kamilah para santri. Pejuang ilmu, pejuang masa depan. Kami rapatkan diri ini pada ilahi. Berharap kelak diridhoi. Cita dan asa kami jelas. Tuk orang tua, tuk agama. Tuk bela kebenaran. Melepas belenggu kebodohan. Kami ingin meneruskan jejak para wali, para khalifah . Menjadi penerus Nabi #4 Pondok Santri. Sarung dan kupluk, sederhana tapi RcGcGp.

teks puisi santri untuk orang tua